Kita resah, tandanya masih merayakan akal sehat



Mataku tak lepas dari jarum jam yang selalu mundur
kemudian melangkah maju barang sebentar saja.
Kita mulai berhitung
mengenal kembali angka-angka.
Duduk berjam-jam
berbincang mempelajari waktu
yang kita mulai dengan mencari apa-apa.
Turut hadir sepotong kue brownies
dan tak lupa sekotak rokok
menjadi pendengar setia keresahan kita di kala itu.
Untuk kita yang masih merayakan akal seh
at.

Comments